Sosok dalam tidurku.
Malam ini nikmatilah sayang,
tak ingin aku berharap,
dalam bayang-bayang.
Ingatlah selalu, aku pernah bilang
dengan dekat dan tenang.
"Hadirmu jadikanku bernyawa,
bukan ada dan sekedar bernafas.
Kau ajarkan bagaimana sakit hati,
bukan hanya sekadar mencintai.
Suatu ketika rasa suka luruh,
lalu larut dalam kepedihan,
namun cinta tak demikian,
sakit saja terasa menyenangkan"
Malam ini nikmatilah sayang,
tak ingin kelak,
rinduku untukmu mendekam di liang lahatku.
Aku tahu ini hanya sekali,
kalaupun ia dapat kembali,
tak mungkin aku seberani mencintaimu seperti dulu, walau rasaku tak gugur padamu.
Malam ini nikmatilah sayang,
meski pada akhirnya kau ucapkan salam,
lalu menghilang, pergi dengan lain orang.
lain kali, jangan pernah main-main dengan hati orang. kau tak pernah tahu bagaimana akibatnya bagiku, sayang.
Salam hormat kepada "sahabat"-mu itu.
----
Sebelum Cahaya,
16 Mei 2020/23 Ramadhan 1441 H
Sadang Serang, Bandung.


Comments
Post a Comment